Menurut Airlangga Kasus Penyadapan Presiden Bisa Berdampak pada Ekonomi

Berita8 Dilihat

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan dampak kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak terhadap perekonomian Indonesia.

Ia tidak menampik kalau kasus tersebut bakal mempengaruhi perekonomian Tanah Air.

“Ya tentu sangat disayangkan ya terhadap penyadapan dan ini tentu akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental karena ekonomi kan juga faktor psikologis juga itu mempengaruhi. Yang penting kita jaga fundamental aja,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (6/11) yang dimuat Kumparan.com.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai pengaruh kasus tersebut terhadap investasi, Airlangga kembali menekankan pentingnya menjaga fundamental ekonomi. Ia juga menilai langkah tegas Polri dalam menangani kasus ini menjadi hal yang positif.

“Fundamental kita jaga, karena itu kan sentimental itu tegas. Ya tentu Polri kan mengambil kebijakan yang tegas, jadi itu yang positif lah,” tegas Airlangga.

Sebelumnya, eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) bersama dua orang lainnya, yakni Kadivkum Polri Irjen Pol Ahrie Sonta dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan ketiga tersangka diduga melakukan penyadapan tanpa prosedur atau illegal tapping terhadap sejumlah pihak.*