Koalisi Masyarakat Sipil menyatakan keberatan atas rencana konser Andrea Bocelli, bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 dan JiExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara mengenai sejumlah pihak yang mengkritik rencana konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 3 November 2026.
Pramono menyampaikan bahwa izin dari kepolisian dan kementerian terkait telah dikeluarkan untuk penyelenggaraan konser di Jakarta.
“Konser Andrea Bocelli ini ada dua kegiatan, yang satu di Borobudur, yang satu di Jakarta. Promotor telah mengantongi izin dan izinnya dari kementerian, dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, kemudian Kebudayaan, Imigrasi, dan pengelola venue,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026) yang dimuat Okezone.com.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengaku dia tidak pernah memberikan pernyataan terkait konser tersebut.
“Saya sendiri terus terang kalau Saudara-saudara perhatikan, saya hampir enggak pernah memberikan statement tentang konser ini, sama sekali enggak pernah,” ujarnya.
Namun karena pelaksanaan konser tersebut telah menjadi perbincangan publik, kini Pemprov DKI Jakarta mengikuti sepenuhnya keputusan pemerintah pusat.
“Dan ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” pungkasnya.*




















