Gaikindo Sebut Penjualan Mobil Sulit Tembus 1 Juta Unit pada 2026

Otomatif23 Dilihat

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai penjualan mobil nasional masih sulit untuk mencapai 1 juta unit pada 2026. Target tersebut sulit dikejar mengingat waktu yang tersisa hingga akhir tahun hanya 3 bulan.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, peningkatan penjualan selama 9 bulan pertama tahun ini belum cukup untuk memastikan pasar otomotif kembali menembus angka 1 juta unit. Adapun, capaian tersebut terakhir kali diraih pada 2023.

“Untuk mencapai penjualan 1 juta unit, terus terang cukup berat. Kami hanya memiliki 3 bulan tersisa, yakni Oktober, November, dan Desember. Jadi, target tersebut cukup sulit dicapai,” ujar Kukuh kepada Bisnis, Jumat (9/10/2026).

Mengacu pada data Gaikindo, distribusi mobil dari pabrikan ke dealer atau wholesales mencapai 679.020 unit sepanjang Januari–September 2026. Realisasi tersebut naik 21% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan 561.405 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Adapun, penjualan ritel yang mencerminkan distribusi kendaraan dari dealer kepada konsumen, tercatat sebanyak 676.223 unit selama 9 bulan pertama 2026. Angka tersebut meningkat 15,4% dibandingkan Januari–September 2025 sebanyak 585.926 unit.

Kukuh menjelaskan, tekanan daya beli masyarakat kelas menengah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan pasar otomotif. Kondisi tersebut tecermin dari dominasi kendaraan dengan harga relatif terjangkau dalam penjualan mobil nasional.

Di sisi lain, permintaan kendaraan listrik juga berkembang, terutama untuk model dengan harga yang lebih terjangkau. Konsumen di perkotaan mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai salah satu pilihan di tengah kondisi pasar saat ini.

“Sekitar 70%–80% penjualan kendaraan masih berasal dari segmen harga di bawah Rp300 juta. Sebagian masyarakat juga membeli kendaraan listrik dengan harga terjangkau,” katanya.

Meski peluang mencapai 1 juta unit dinilai terbatas, Kukuh masih berharap penjualan mobil nasional dapat melampaui proyeksi awal Gaikindo sebanyak 850.000 unit. “Namun, mudah-mudahan penjualan mobil bisa mencapai lebih dari 850.000 unit,” pungkas Kukuh.*